Tampilkan postingan dengan label Arena olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arena olahraga. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 Maret 2011

Sumo Wrestlers Perform at a Ceremonial Spring


Sumo grand champion 'Yokozuna' Hakuho of Mongolia holds up Aiki, son of sumo wrestler Kotomitsuki,


Sumo grand champion 'Yokozuna' Hakuho of Mongolia, wearing a ceremonial belly band, performs a ring-entering ritual



Sumo wrestlers stamp their feet


Sumo wrestler Miyabiyama carries a baby in his arms before the 'Honozumo', a ceremonial sumo tournament at the Yasukuni Shrine precincts


Georgian sumo wrestler Gagamaru signs an autograph


sumo wrestler walks through spectators after his bout for the 'Honozumo'


A gyoji or referee smiles during the 'Honozumo'


Sumo wrestlers line up during a ritual ceremony at the start of an annual sumo tournament dedicated to the Yasukuni Shrine in Tokyo


Sumo wrestlers bow their heads during a ritual ceremony at the start of an annual sumo tournament dedicated to the Yasukuni Shrine



SUMBER

Benda-benda ANEH yang dilemparkan supporter ke dalam lapangan sepak bola

ULTRAS MILAN
"As an ultra I identify myself with a particular way of life. We are different from ordinary supporters because of our enthusiasm and excitement. This means, obviously, rejoicing and suffering much more acutely than everybody else ".* Nukilan kalimat dari seorang anggota Brigate Rossonere, salah satu ultras AC Milan, membantu kita untuk mengenali fenomena ultras. Ultras bukanlah sekadar kumpulan suporter (tifosi) biasa melainkan kelompok suporter fanatik nan militan yang mengidentifikasikan secara sungguh-sungguh dengan segenap hasrat dan melibatkan dengan amat dalam sisi emosionalnya pada klub yang mereka dukung. Ultras mempelopori suporter yang amat terorganisir (highly organized) dengan gaya dukung 'teatrikal' yang kemudian menjalar ke negara-negara lain. Model tersebut sekarang telah begitu mendominasi di Prancis, dan bisa dibilang telah memberi pengaruh pada suporter Denmark 'Roligans', beberapa kelompok suporter tim nasional Belanda dan bahkan suporter Skotlandia 'Tartan Army'


1.Babi
Ini merupakan bentuk kekesalan fans Barcelona terhadap Luis Figo, karena Figo pindah ke Real Madrid yang merupakan musuh bebuyutan Barcelona


2. Bola Pantai
Terjadi di Skotlandia pada pertandingan Celtics vs Glasgow


3. Donat
Suporter Hajduk Split (Kroasia) memprotes presiden klub mereka dengan melempar donat ke dalam lapangan. Kebetulan Presiden Klub mereka mempunyai perusahaan kue donat


4. Bola Tenis
Supertor sepakbola di Slovenia melempar bola tenis ke dalam lapangan


5. Kelinci
Ini terjadi di Yunani, ketika pertandingan tim Apoel vs Omonia Nicosia berlangsung


6. Scooter
Ini terjadi pada saat pertandingan Inter Milan vs Atalanta. Sebelum pertandingan dimulai, fans Inter mencuri scooter dari fans Atalanta dan memasukkannya ke dalam stadion. Scooter di simpan di tempat kosong di dalam Stadion San Siro dan berusaha diarahkan ke dalam lapangan


7.Babi
Ini terjadi di suatu tempat di Polandia


8. Botol Whisky
Terjadi di Spanyol tahun 2006, pada saat pertandingan Atletico Madrid vs Sevilla

Koleksi Helm Valentino Rossi dari tahun 1996-2009

Tahun 1996 AGV Sun and Moon Helmet :

 

Tahun 1997 AGV Suzuka 1997 Helmet :

 

Tahun 1998 Rossi’s Imola Helmet :

 

Tahun 1999 Peace and Love’ Helmet :



Tahun 1999 World Champion Helmet :



Tahun 2000 Sun and Moon Helmet :



Tahun 2001 :



Tahun 2001 AGV Rossi Mugello :

 

Tahun 2001 AGV Sepang and Rio Helmet :

 

Tahun 2002 AGV Mugello :

  

Tahun 2003 :

  

Tahun 2004 :

  

Tahun 2005 :

    

Tahun 2006 :

 

Tahun 2007 :

    

Tahun 2008 :

     

Tahun 2009 :

  

Tahun 2009 Rossi’s Donkey Helmet :

   
Helm ini dirancang oleh Aldo Drudi, dan mirip dengan Valentino 'My Face' helm dari Mugello 2008, dengan pengecualian yang wajahnya diganti dengan wajah tersenyum keledai dari film 'Shrek'. Bagian belakang helm fitur kata-kata "Si Keledai" tertulis di mana biasanya ia akan mengatakan "The Doctor" (dan dengan gaya yang sama). Di atasnya, ada terjemahan dari "The Donkey 'yang ditulis dalam dialek yang digunakan di wilayah Romagna sendiri:' El Sumeria '. Helm Rossi juga menampilkan anjing-anjing yang dapat dilihat pada bagian belakang helm, memakai keledai meletakkan telinga.